Dahulu kala, di sebuah desa kecil yang tersembunyi di antara pegunungan dan hutan, hiduplah seorang anak laki-laki yang bernama Adi. Adi ada...

Dongeng Anank | Batu Menangis

Dongeng Anank | Batu Menangis

Dahulu kala, di sebuah desa kecil yang tersembunyi di antara pegunungan dan hutan, hiduplah seorang anak laki-laki yang bernama Adi. Adi adalah anak yatim piatu yang tinggal bersama neneknya, Mbok Marto. Mereka hidup sederhana, bergantung pada hasil pertanian kecil-kecilan yang mereka tanam di kebun kecil di belakang rumah mereka.


Suatu hari, ketika Adi sedang bermain di hutan, ia menemukan sebuah batu besar yang berada di bawah pohon tua. Batu itu terlihat sangat istimewa karena memiliki warna biru yang bersinar seperti permata. Tidak seperti batu biasa, batu ini tampak hidup dan penuh dengan keajaiban.


Adi, yang penuh dengan rasa ingin tahu, menyentuh batu tersebut. Tiba-tiba, batu itu mulai berbicara! Suara lembut dan bijaksana keluar dari batu itu, memberitahu Adi bahwa batu tersebut adalah Batu Menangis, sejenis makhluk batu yang memiliki kekuatan ajaib untuk menangis.


"Batu Menangis hanya menangis ketika ada seseorang yang mengalami kesedihan yang mendalam. Air mata Batu Menangis memiliki kekuatan penyembuhan dan keajaiban untuk mengubah nasib seseorang," ucap Batu Menangis dengan suara lembutnya.


Adi sangat terkejut dan kagum dengan keajaiban yang dimiliki oleh Batu Menangis. Ia memutuskan untuk membawa pulang batu tersebut dan menyembunyikannya dari pandangan orang lain. Setiap kali Adi atau Mbok Marto mengalami kesedihan, mereka membawa Batu Menangis ke tempat yang tenang, dan batu itu mulai menangis.


Ketika Mbok Marto jatuh sakit, Adi membawa Batu Menangis ke dekat tempat tidur neneknya. Air mata Batu Menangis jatuh seperti embun yang lembut, dan dengan ajaib, kesehatan Mbok Marto pulih dengan cepat. Desa mereka pun mulai mendengar tentang keajaiban Batu Menangis, dan banyak orang datang mencari pertolongan ketika mereka menghadapi masalah atau kesedihan.


Namun, kekuatan Batu Menangis tidak boleh disalahgunakan. Adi menyadari bahwa air mata batu tersebut hanya dapat digunakan untuk kebaikan dan penyembuhan, bukan untuk keuntungan pribadi atau keinginan jahat. Ia menjadi penjaga yang bijaksana terhadap kekuatan ajaib yang dimilikinya.


Seiring waktu, desa mereka menjadi tempat yang damai dan sejahtera, berkat keajaiban Batu Menangis. Orang-orang belajar untuk saling peduli dan mendukung satu sama lain, karena mereka tahu bahwa Batu Menangis akan selalu ada untuk menghibur dan menyembuhkan mereka dalam saat-saat sulit.


Dan begitulah, legenda tentang Batu Menangis menjadi bagian dari warisan desa, mengajarkan nilai-nilai kebaikan, belas kasihan, dan kebijaksanaan. Adi dan Mbok Marto hidup bahagia, tahu bahwa kebaikan yang mereka sebarkan melalui Batu Menangis telah membawa kebahagiaan kepada banyak orang.


0 komentar: